Pentingnya Kesadaran Pengamanan Data Digital


Illustration by Freepik Storyset

Tak dapat disangkal bahwa perkembangan teknologi yang kian pesat tidak hanya berdampak pada bidang komunikasi, namun juga ke bidang lain seperti halnya bidang ekonomi dan finansial. Banyak aplikasi pembayaran digital, aplikasi jual beli online, hingga perbankan yang menawarkan digitalisasi jasa pada fasilitasnya.

Baik produsen maupun konsumen tentunya telah secara langsung merasakan manfaat dan kemudahan dari adanya berbagai fasilitas digital tersebut. Mulai dari mudahnya akses yang bisa dilakukan, hingga banyaknya potongan harga yang bisa didapatkan. Namun, seberapa jauh masyarakat Indonesia memahami bahwa dunia siber juga menjadi tempat yang cukup berbahaya?

Dikutip dari “warta.ekonomi.co.id” peneliti Kaspersky mengungkapkan bahwa tiap  tahunnya malware finansial maupun serangan terhadap layanan keuangan meningkat secara signifikan. Serta diketahui baru-baru ini ledakan pencurian data dari berbagai platform juga kian meningkat.

Hal tersebut tentunya menjadi perhatian pemerintah, untuk lebih mendorong publik pemerintahan maupun nonpemerintah untuk terus meningkatkan keamanan baik bagi pengguna maupun kelompok. Deputi Gubernur BI Doni Primanto Joewono dalam diskusi virtual, Kamis (8/4/2021), dikutip dari detik.com mengatakan “Kalau sedikit saya berikan gambaran kenapa kita sangat concern pada cybersecurity, kita ingin membuat ekosistem keuangan digital.”

Namun, tidak hanya mengandalkan kebijakan dari pemerintah terkait pengamanan dunia siber, setiap individu seharusnya dapat lebih peduli dengan keamanan data pribadi. Hal hal tersebut dapat dimulai dari bagaimana menggunakan password, tidak membagikan data secara bebas, dan tidak mudah percaya dengan tautan bebas yang biasa beredar di internet. Singkatnya, seperti bagaimana individu menggunakan dompet yang berisi data pribadi, uang dan hal penting lain di dalamnya dan memberinya proteksi ganda dengan cara apapun, maka begitu pula yang perlu dilakukan publik menggunakan fasilitas yang terdapat di dunia siber.

Bank Sinarmas meyakini bahwa, khususnya di bidang perbankan digital, kesadaran akan keamanan data digital sangatlah penting. Hal ini sejalan dengan dukungan Bank Sinarmas terhadap ajang Wreck It 2.0 yang merupakan dukungan atas penyelenggaraan kompetisi dan seminar di bidang keamanan informasi yang berorientasi pada publik. Dalam hal ini, Bank Sinarmas juga akan memberikan materi mengenai cara-cara untuk mencegah kejahatan siber dan meningkatkan keamanan siber, seperti selalu menjaga kerahasiaan data akun pribadi (seperti username, password, PIN dan OTP) hingga tidak mengirimkan data pribadi ke media atau pihak ketiga.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *